Rabu, 30 April 2025

Pedoman Internal PPI di Puskesmas

Latar Belakang

Pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) sangat penting untuk dilaksanakan di puskesmas sebagai tempat fasilitas pelayanan kesehatan, disamping sebagai tolak ukur mutu pelayanan juga untuk melindungi pasien, petugas, pengunjung dan keluarga serta lingkungan dari resiko tertular penyakit infeksi karena perawatan, bertugas dan berkunjung ke puskesmas. Puskesmas sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan pelayanan yang bermutu sesuai standar yang sudah ditentukan.

Kebersihan program dan kegiatan PPI di puskesmas memerlukan keterlibatan semua pihak yaitu keterlibatan semua profesional dan unit kerja (Dokter, Perawat, Ahli Laboratorium, K3, Farmasi, Ahli Gizi, Sanitasi, Loundry), sehingga diperlukan wadah untuk pengorganisasiannya berupa komite PPI. Kerjasama organisasi PPI dalam pelaksanaannya harus didukung komitmen tinggi manajerial sehingga menentukan terlaksananya program dan kegiatan dengan baik semuanya itu akan menjamin mutu pelayanan Puskesmas.

Infeksi puskesmas merupakan masalah serius bagi semua puskesmas, dampak yang muncul sangat membebani puskesmas maupun pasien. Adapun faktor yang mempengaruhinya antara lain, banyaknya pasien yang dirawat sebagai sumber infeksi bagi lingkungan pasien lainnya maupun petugas kontak langsung antara pasien dengan pasien lainnya maupun petugas kontak langsung antara pasien dengan pasien lainnya, kontak langsung antara petugas dengan pasien yang tercemar, penggunaan peralatan medis yang tercemar kuman, kondisi pasien yang lemah.

Kegiatan pencegahan dan pengendalian infeksi di puskesmas harus dilaksanakan secara menyeluruh dengan baik dan benar disemua sarana kesehatan puskesmas, dengan prosedur yang baku untuk setiap tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi tersebut, untuk itu perlu adanya suatu pedoman yang digunakan di Puskesmas.

Pedoman pencegahan dan pengendalian  infeksi merujuk pada pedoman manajerial dan pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi dari Departemen Kesehatan 2009, Infeksi yang berasal dari lingkungan puskesmas dikenal dengan istilah infeksi nosokomial mengingat seringkali tidak bisa secara pasti ditentukan asal infeksi, maka sekarang istilah infeksi nosokomial diganti dengan istilah baru yaitu “Healthcare – associated infections” (HAis).

Diharapkan dengan adanya Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi ini, seluruh petugas Puskesmas  memiliki sikap dan perilaku yang mendukung standar pencegahan dan pengendalian infeksi di Puskesmas 

Tujuan 

Menyiapkan agar Puskesmas dengan sumber daya terbatas dapat menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi, sehingga dapat melindungi tenaga kesehatan dan masyarakat dari penularan penyakit menular (Emerging Infectious Diseases ).

Tujuan Khusus :

Membuat standar pelaksanaan Pencegahan dan pengendalian infeksi bagi petugas kesehatan di Puskesmas meliputi :

1. Konsep dasar penyekit infeksi

2. Fakta – fakta penting beberapa penyakit menular

3. Kewaspadaan isolasi

4. Pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi di Puskesmas 

5. Kesiapan menghadapi pandemi penyakit menular

6. Surveilans Pencegahan dan Pengendalian infeksi


Ruang Lingkup

   Pedoman ini memberi panduan bagi petugas kesehatan di Puskesmas dalam melaksanakan pencegahan dan pengendalian infeksi pada pelayanan terhadap pasien yang menderita penyakit menular melalui udara, kontak droplet atau penyakit menular melalui udara, kontak, droplet atau penyakit infeksi lainnya.

Download Pedoman Internal PPI di Puskesmas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wikipedia

Hasil penelusuran