Tampilkan postingan dengan label Keperawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keperawatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Mei 2025

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Kelainan Haid

 Konsep haid

Haid adalah proses bulanan tumpahan lapisan bagian dalam rahim (endometrium ) dan darah uterus melalui liang kelamin wanita atau vagina. Keluarnya cairan yang mengandung darah ini terjadi pada wanita yang sudah memasuki usia subur dan yang sedang tidak hamil. Peristiwa ini dimulai dengan adanya pengeluaran selaput lendir rahim di bagian dalam rahim atau endometrium.

Menstruasi atau haid adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Periode ini penting dalam reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia pubertas dan menopause. Menstruasi pada wanita adalah suatu perdarahan rahim yang sifatnya fisiologik (normal) yang datangnya teratur setiap bulan (siklus haid), dan timbulnya perdarahan tersebut sebagai akibat perubahan hormonal yaitu estrogen dan progesteron (Hawari, 1997).

o   Haid adalah darah yang keluar dari uterus perempuan sehat :

o   Lamanya 3-6 hari

o   Ganti pembalut 2-5 pembalut perhari

o   Satu siklus normal 21-35 hari

o   Terjadi akibat penurunan kadar progesteron, siklus haid yang berovulasi

Fisiologi menstruasi

 Usia normal bagi seorang perempuan mendapatkan menstruasi untuk kali pertama adalah 12 atau 13 tahun. Namun kalau sampai usia 16 tahun belum juga datang bulan perlu di waspadai, mungkin ada kelainan.

Menstruasi itu sendiri nantinya akan berhenti saat perempuan memasuki masa menopause, yakni sekitar usia 50 tahun. Namun sebelum memasuki masa menopause, haid tetap datang hanya jangka waktunya lebih lama dan prosesnya cepat, paling hanya 2-3 hari. Siklus haid/ menstruasi pada perempuan (reproduksi) normalnya terjadi setiap 23-35 hari sekali dengan lama haid berkisar 5-7 hari. Namun ada sebagian perempuan yang mengalami haid tidak normal. Diantaranya mulai dari usia haid yang datang terlambat, darah haid sangat banyak sampai harus berulang kali mengganti pembalut wanita, nyeri atau sakit saat haid, gejala PMS (pree menstruasi syndrom), siklus haid yang tidak teratur dan masih banyak lagi.

Gangguan ini jangan didiamkan karena dapat berdampak serius, haid yang tidak teratur misalnya dapat menjadi pertanda seorang perempuan kurang subur (infertil). Gangguan yang terjadi saat haid dinilai masih normal jika terjadi selama dua tahun pertama setelah haid kali pertama. Artinya, bila seorang perempuan telah mendapatakan haid pertamanya saat berusia 11 tahun, maka hingga usia 13 tahun haidnya masih tidak teratur. Tapi bila setelah usia 13 tahun haidnya masih tidak teratur juga, dipastikan ia mengalami gangguan haid.

Haid Dipengaruhi berbagai hormon:

GnRH (Gonadotropin Releasing Hormon) yang dikeluarkan oleh hipothalamus dan memicu hipofisis anterior mengeluarkan hormon FSH. FSH (Folikel Stimulating Hormon) memicu pematangan folikel diovarium, sehingga terjadi sintesis estrogen dalam jumlah besar. Estrogen akan mengakibatkan  proliferasi sel endometrium (penebalan dari endometrium). Estrogen yang tinggi memberi tanda kepada hipofisis untuk mengeluarkan hormon LH (Luteinizing hormon). LH  akan mengakibatkan ovulasi dan memicu korpus luteum untuk mensintesis progesterone. Progesteron sendiri menyebabkan perubahan sekretorik pada endometrium  sehingga terjadi Fase sekresi / fase luteal. Fase sekresi selalu tetap 14 hari, meskipun siklus haid bervariasi, yang berbeda adalah fase proliferasinya, sehingga harus berhati2 untuk menentukan masa subur

Siklus Menstruasi

Panjang siklus haid ialah jarak tanggal mulainya haid yang lalu dan mulainya haid berikutnya. Hari pertama terjadinya perdarahan dihitung sebagai awal setiap siklus menstruasi (hari ke-1), siklus berakhir tepat sebelum siklus menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari, hanya 10-15%wanita yang memiliki siklus 28 hari. Tetapi variasinya cukup luas, bukan saja antara beberapa wanita  tetapi juga pada wanita yang sama, bahkan kakak beradik dan saudara kembar jarak antara siklus yang paling panjang biasanya terjadi sesaat setelah menarke dan sesaat sebelum menopause.

Download Asuhan Keperawatan Pad Pasien Dengan Kelainan Haid

Rabu, 07 Mei 2025

Asuhan Keperawatan Gangguan Telinga pptx

Telinga luar terdiri dari daun telinga (pinna/aurikula), meatus akustikus, kanalis auditorius eksternus dan membrane timpani

Penyebab Gangguan Telinga Luar

Beberapa Penyebab terjadinya Gangguan Telinga Luar antara lain adalah

  • Mal Formasi Kongenital
  • Trauma
  • Infeksi dan Non Infeksi pada Pinna
  • Neoplasma


Malformasi Kongenital

  • Atresia Liang Telinga
    Disebabkan oleh genetik seperti infeksi virus atau bahan kimia pada kehamilan muda
  • Mikrotia
    Pinna yang sangat besar atau sangat kecil
  • Fistula Preaurikular  yaitu berbentuk bulat dan lonjong di luar telinga 
  • Lop Ear Merupakan bentuk abnormal dari daun telinga


Trauma 

Trauma pada telinga  dapat merusak dan menghancurkan aurikula dan kanalis akustikus eksternus

Terjadinya Trauma

  • Laserasi Taruma akibat terjadi karena klien sering mengorek-ngoerek telinga dengan jari atau penjepit dapat menyebabkan pendarahan sementara
  • Frostbite dapat timbul pada suhu rendah dan sangat dingin 
  • Hematoma yaitu penumpukan bekuan darah diantara perikardium dan tulang rawan


Infeksi dan non infeksi pada Pinna

Serumen 

  Pada keadaan normal serumen tidak akan menumpuk diliang telinga, tetapi akan keluar sendiri pada waktu mengunyah dan setelah sampai diluar telinga akan menguap oleh panas

Otitis Eksternus

Peradangan, infeksi atau respon alergi pada struktur kanalis akustikus eksternal atau aurikula


Download PPT Asuhan Keperawatan Gangguan Telinga


Rabu, 06 Desember 2023

PPT ANATOMI FISIOLOGI JANTUNG

 ANATOMI FISIOLOGI JANTUNG




BAGIAN-BAGIAN SISTEM JANTUNG

  • LETAK JANTUNG
  • LAPISAN JANTUNG
  • RUANG JANTUNG
  • KATUP JANTUNG


LETAK JANTUNG

  • Letak : cavum thorah anterior, samping sternum
  • Besar : Seperti kepalan tangan individu
  • Panjang : 12 cm, lebar : 8 – 9 cm, berat : 310 gr (laki-laki) dan 255 gr (wanita)


LAPISAN JANTUNG

  • Perikardium : Lapisan luar jantung yang melindungi lapisan dalam dan organ dalam jantung
  • Myokardium : Bagian tengah otot jantung, yang terdapat  diseluruh atrium dan ventrikel. Gunanya adalah kontraksi jantung.
  • Endokardium :Berhubungan dengan pembuluh darah termasuk struktur intrakardiak (otot-otot parilarry dan katup).


RUANG JANTUNG

  • Atrium kiri, atrium  kanan, ventrikel kiri, ventrikel kanan.
    Atrium kiri dan atrium kanan >>> tekanan rendah
    Fungsi : Atrium kanan menerima darah dari vena kava superior dan inverior, atrium kiri menerima darah dari vena pulmonalis.
  • Vetrikel kiri dan kanan  >>> kekuatan utama pompa jantung.
    Fungsi : Ventrikel kanan menerima darah dari atrium kanan dan memompakannya ke arteri pulmonalis, ventrikel kiri menerima darah dari atrium kiri dan memompakan darah ke aorta.


KATUP JANTUNG

  • Katup jantung merupakan jaringan fibrosa fleksibel, dilapisi oleh endokardium.
  • Membuka/menutup katup dapat terjadi secara pasif maupun aktif, tergantung kepada tekanan gradien dikedua sisi katup 
    • Katup atrioventrikular : 

      • Trikuspidalis : 3 katup
      • Bikuspidalis :  2 katup
    • Katup semilunar :
      • Katup pulmonik : 3 buah katup
      • Katup aortik  : 3 buah katup


SISTEM KERJA JANTUNG

  • OTOMATICITY
  • CONDUCTIVITY
  • CONTRACTILITY


OTOMATICITY

  • Jantung dipersarafi oleh saraf otonom simpatis dan parasimpatis
  • Sistem saraf automatis  simpatis untuk meningkatkan heart rate, parasimpatis untuk menurunkan heart rate


CONDUCTIVITY

  • Sinoatrial node (SA-Node)  merupakan pace maker jantung alami, memberikan automatik/intrinsik rate jantung
  • Atrioventrikular node (AV-node) 
  • Bundle of his dan serabut purkinye


CONTRACTILITY

  • Bekerja dengan melakukan kompresi dengan bantuan otot-otot jantung 
  • Adanya proses kompresi akan menghasilkan daya pompa jantung untuk mengalirkan darah 


Rabu, 29 November 2023

PPT PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR (P2M)

 PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR (P2M) 


Download PPT PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR (P2M) 

Penyakit Kulit

  • Kudis

Gejala-gejala:

- Gatal-gatal terutama pada malam hari.

- Gatal lebih sering pada daerah lipatan jari tangan,telapak tangan siku,kaki,bokong,daerah perut

- Tempat gatal terdapat benjolan kecil,sering menjadi koreng yang bernanah


Pencegahan :

- Menjaga kebersihan kulit,mandidengan sabun setiap hari.

- Menghindari kontak dengan penderita.

- Menghindari memakai barang-barang yang telah dipakai penderita

- Pakaian yang telah dipakai penderita direbus,kemudian dicuci dan dijemur dipanas matahari 

- Perangkat tidur penderita setiap hari harus dibersihkan dan dijemur di panas matahari 


  • Kadas

Gejala-gejala :

- Gatal pada kulit

- Terdapat bercak-bercak putih  pada kulit,bersisik dan berbatas jelas


Pencegahan :

- Menjaga kebersihan badan dengan baik, mandi setiap hari dengan air bersih

- Hindari kontak dengan penderita

- Hindari memakai pakaian atau barang-barang bekas yang dipakai oleh penderita


  • Panu 

Gejala-gejala :

- Bercak-barcak putih pada kulit,bersisik halus,batas tidak jelas

- Tersebar diseluruh tubuh 

- Kadang-kadang terasa gatal

Pencegahan :

- Menjaga kebersihan badan,mandi setiap hari dengan air bersih

- Hindari bersinggungan dengan perderita

- Hindari memakai barang-barang bekas yang dipakai penderita



  • Cacar air

Gejala-gejala :

- Panas, perut mual.

- Timbul bintik – bintik kecil pada kulit kemerahan, rasa gatal, terdapat cairan dapat pecah

Pencegahan :

- Hindari kontak dengan penderita, sentuhan kulit atau berbicara terlalu dekat

- Jangan memakai barang bekas penderita.

- Pakaian penderita dan sprei penderita dicuci dengan bersih.

- Makanan dan istirahat yang cukup.




Penyakit TBC

Gejala – gejala 

- Demam ringan, lemah, badan kurus, nafsu makan kurang, sering berkeringat pada 

malam hari.

- Batuk yang lama, kadang – kadang berdarah, sesak 

- nafas, dada nyeri


Pencegahan

- Hindari kontak dengan penderita

- Vaksinasi dengan BCG semasa bayi

- Makanan bergizi


Infeksi Saluran Pernafasan Bagian Atas ( ISPA )

Influenza

Gejala – gejala :

- Panas, batuk , pilek, ingus encer dan jernih, hidung tersumbat. Badan nyeri, kepala pusing.


Pencegahan :

- Banyak makanan yang mengandung vitamin C, seperti sayur dan buah – buahan.

- Hindari kena hujan.

- Kurangi minuman dingin seperti air es pada siang hari.

- Hindari kontak dengan penderita

- Hindari daerah yamg berasap dan debu

- Bila bersin atau batuk tutup mulut atau hidung dengan sapu 

tangan

- Ingus jangan dibuang sembarangan 


Radang Tenggorokan

Gejala – gejala :

  - Panas, sakit tenggorokan, batuk pilek, ingus kental dan keruh serta berbau

- Pusing kepala dan nyeri badan

Pencegahan :

- Banyak makan yang mengandung vitamin C seperti sayur dan buah – buahan.

- Hindari kena hujan

- Kurangi minuman dingin seperti air es pada siang hari.

- Hindari daerah yang berasap dan berdebu

- Hindari kontak dengan penderita

- Bila bersin atau batuk tutup mulut atau hidung dengan sapu tangan.

- Ingus jangan dibuang sembarangan



Penyakit Pada Saluran Pencernaan


Kholera

Gejala – gejala :

- Perut sakit

- Buang air besar encer seperti air tajin / air beras lebih 

dari 20 x sehari disertai muntah – muntah

- Jika banyak kehilangan cairan tubuh penderita merasa 

haus, kulit keriput dan kendor, mata cekung

Pencegahan :

- Menjaga kebersihan diri (cuci tangan sebelum makan ) 

kebersihan lingkungan, kebersihan makanan dan 

minuman.

- Alat atau barang yang terkena kotoran atau bekas 

pakai penderita dicuci – hama dengan lisol kemudian 

dicuci dengan sabun.


Typhus

Gejala – gejala :

- Demam, terutama sore hari

- Lidah kotor

- Sakit kepala, lesu, kadang – kadang disertai rasa mual 

dan muntah – muntah, biasanya sukar buang air besar


Pencegahan :

- Memperhatikan kebersihan diri, lingkungan , makanan dan

minuman


Desentri

Gejala – gejala :

- Mencret disertai lendir, nanah dan darah berbau 

anyir

- Sakit perut kadang muntah

- Sakit di dubur

- Demam


Pencegahan :

- Memperhatikan kebersihan diri, lingkungan , 

makanan , dan minuman


Diare atau mencret

Gejala – gejala :

- Sering berak tanpa darah

- Kadang – kadang disertai nyeri perut

- Badan lemas dan terasa mual


Pencegahan :

- Memperhatikan kebersihan diri, lingkungan , makanan

dan minuman



Kecacingan

Cacingan

Gejala –gejala :

- Mudah letih,sering sakit kepala, mata sering berkunang – kunang

- Muka pucat, kadang – kadang anggota badan bengkak, perut mengembung, sesak nafas jantung berdebar – debar

Pencegahan :

- Menjaga kebersihan badan, kebersihan lingkungan 

dengan baik

- Makanan dan minuman yang baik dan bersih

- Memakai alas kaki

- Membuang air besar di jamban ( kakus )


Cacing gelang

Gejala – gejala :

- Nyeri pada perut

- Rasa mual, tak nafsu makan, mencret

- Tidur tak nyenyak, berat badan menurun, perut buncit


Pencegahan :

- Memelihara kebersihan diri dengan baik seperti 

memotong kuku, cuci tangan sebelum makan

- Menjaga kebersihan lingkungan

- Makanan dan minuman yang bersih dan baik


Cacing Kremi

Gejala – gejala :

- Gatal disekeliling dubur, terutama malam hari

- Nafsu makan berkurang

- Berat badan menurun

- Tidur tidak nyenyak

- Pada wanita dapat menyebabkan radang pada 

kemaluan

Pencegahan :

- Memelihara kebersihan diri dengan baik seperti 

memotong kuku, cuci tangan sebelum makan

- Menjaga kebersihan lingkungan

- Makanan dan minuman yang bersih dan baik 


Download PPT PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR (P2M) 


Minggu, 09 Desember 2018

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA






Prodi D-III Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Uiversitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA
Fasilitas Yankes
PUSKESMAS DIMONG
No. Register
000628
Nama Perawat yang mengkaji
SISWANTO
Tanggal Pengkajian
26 JULI s/d 3 AGUSTUS 2018
1.         DATA KELUARGA

Nama Kepala Keluarga
Tn.A
Bahasa sehari-hari
Jawa
Alamat Rumah & Telp
Ds. Sirapan, Kec. Madiun, Kab. Madiun
Jarak yankes terdekat
1 KM
Agama & Suku
Islam
Alat Transportasi
Sepeda Motor
DATA ANGGOTA KELUARGA
No
Nama
Hub dgn KK
Umur
JK
Suku
Pendidikan Terakhir
Pekerjaan Saat Ini
Status Gizi (TB, BB, BMI)
TTV  (TD, N, S, P)
Status Imunisasi Dasar
Alat Bantu/ Protesa
1.
Tn. A
Kepala Keluarga
56 th
L
Jawa
SLTP
Buruh
TB: 165 cm
BB: 65 kg
BMI: 25,0
T: 130/80
N: 80
S: 36,7
P: 20
-
-
2.
Ny. P
Istri
49 th
P
Jawa
SLTP
Wiraswata
TB: 155 cm
BB: 50 kg
BMI: 20,8
-
-
-
3.
Nn. N
Anak
22 th
P
Jawa
SMK
Pegawai toko
TB: 157 cm
BB: 42 kg
BMI: 17,0
-
Lkp
-
4.
An. D
Anak
15 th
L
Jawa
SLTP
Pelajar
-
-
Lkp
-


























LANJUTAN
No
Nama
Status Kesehatan
Saat ini
Riwayat Penyakit/ Alergi
Analisis Masalah Kesehatan INDIVIDU(untuk menentukan fokus asuhan)
1
Tn. A
Menderita artritis gout
Tidak ada

2.
Ny. P
Sehat
Tidak ada

3.
Nn. N
Sehat
Tidak ada

4.
An. D
Sehat
Tidak ada

(analisis masalah umum isinya sesuai output laporan perkesmas)

B. Tahap dan Riwayat Perkembangan Keluarga
Tahap Perkembangan Klg Saat Ini   :    Keluarga inti (nuclear family)
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngTugas Perkembangan Keluarga:             Dapat dijalankan                    Tdk Dpt Dijalankan
Bila Tdk dijalankan, sebutkan : .............................................................................................................
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngC. Struktur Keluarga
  Pola Komunikasi : Baik        Disfungsional
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.png  Peran Dlm Keluarga : Tdk Ada Masalah                                Ada Masalah
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.png  Nilai/Norma KLg : Tdk ada konflik nilai                               Ada Konflik
Pengambilan keputusan dalam keluarga
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngD. Fungsi Keluarga
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngFungsi Afektif : Berfungsi                     Tdk Berfungsi
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngFungsi Sosial   : Berfungsi                     Tdk Berfungsi
Fungsi Ekonomi : Baik              Kurang Baik
Fungsi perawatan keluarga masuk dalam pengkajian tugas keluarga
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngE. Pola Koping Keluarga :
    Efektif                                                         Tidak Efektif
    Stressor yang dihadapi keluarga :___________________________________________
2.         DATA PENUNJANG KELUARGA
Rumah dan Sanitasi Lingkungan
ÿ Kondisi  Rumah  :
    Kondisi rumah :
a)      Type rumah (permanen, semi permanen, tidak permanen)
b)      Lantai (tanah, plester)
c)      Kepemilikan rumah (sendiri, sewa)

ÿ Ventilasi :
   Baik (10-15% dari luas lantai): ya/tidak
Jendela setiap hari dibuka: ya/tidak

ÿ Pencahayaan Rumah :
    Baik/ Tidak*
cahaya matahari bisa menerangi ruangan dalam rumah :ya/tidak

ÿ Saluran Buang Limbah :
Tertutup/terbuka

ÿ Air Bersih :
  Sumber air bersih: sumur/PAM/sungai/lain-lain, sebutkan.....
Kualitas air: tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa


ÿ Jamban Memenuhi Syarat :
Kepemilikan jamban : ya/tidak
Jenis jamban : leher angsa/cemplung
Jarak septic tank dengan sumber air

ÿ Tempat Sampah:
    Kepemilikan tempat sampah ;Ya/Tidak*
Jenis : tertutup/terbuka……………………............................................................................

ÿ Rasio Luas Bangunan Rumah dengan Jumlah Anggota Keluarga 8m2/orang : Ya/Tidak*………………............................................................
PHBS Di Rumah Tangga (mengkaji fungsi perawatan kesehatan keluarga)
ÿ Jika ada Bunifas, Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan : Ya/ Tidak* ............................................................................
ÿ Jika ada bayi, Memberi ASI ekslusif :  Ya/ Tidak* ..............................................................................
ÿ jika ada balita, Menimbang balita tiap bln :
 Ya/ Tidak* ..............................................................................
ÿ Menggunakan air bersih untuk makan & minum: 
   Ya/ Tidak* ...........................................................................................
ÿ Menggunakan air bersih untuk kebersihan diri: 
   Ya/ Tidak* ...........................................................................................
ÿ Mencuci tangan dengan air bersih & sabun :  
   Ya/ Tidak* ...........................................................................................
ÿ Melakukan pembuangan sampah pada tempatnya :
   Ya/ Tidak* ...........................................................................................
ÿ Menjaga lingkungan rumah tampak bersih
ya/tidak
........................................................................................... (observasi dan validasi)
ÿ Mengkonsumsi lauk dan pauk tiap hari :
   Ya/ Tidak* ...........................................................................................
ÿ Menggunakan jamban sehat :
   Ya/ Tidak* ...........................................................................................
ÿ Memberantas jentik di rumah sekali seminggu : 
   Ya/ Tidak* (menguras, mengubur, menutup)
...........................................................................................
ÿ Makan buah dan sayur setiap hari : Ya/ Tidak* ........................................................
ÿ Melakukan aktivitas fisik setiap hari : Ya/ Tidak* .....................................................
ÿ Tidak merokok di dalam rumah  : Ya/ Tidak* ............................................................
Penggunaan alkohol dan zat adiktif : ya/tidak
...................................................................................






3.    KEMAMPUAN KELUARGA MELAKUKAN TUGAS PEMELIHARAAN KESEHATAN ANGGOTA KELUARGA (mengkaji fungsi perawatan kesehatan keluarga)
Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.png
 

1)      Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngAdakah perhatian keluarga kepada anggotanya yang menderita sakit: ÿ Ada    ÿ Tidak karena  ................................................
2)      Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga mengetahui masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya : ÿ Ya   ÿ Tidak
3)      Apakah keluarga mengetahui penyebab masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya: ÿ Ya   ÿ Tidak
4)      Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga mengetahui tanda dan gejala masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya : ÿ Ya   ÿ Tidak
5)      Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga mengetahui akibat masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya bila tidak diobati/dirawat : ÿ Ya   ÿ Tidak
6)      Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngPada siapa keluarga biasa menggali informasi tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya: ÿ Keluarga ÿ Tetangga
 ÿ Kader  ÿ Tenaga kesehatan, yaitu Perawat, Bidan, Tenaga Puskesmas lainnya
7)      Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngKeyakinan keluarga tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya: ÿ Tidak perlu ditangani karena akan sembuh sendiri biasanya
ÿ Perlu berobat ke fasilitas yankes    ÿ Tidak terpikir
8)      Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga melakukan upaya peningkatan kesehatan yang dialami anggota keluarganya secara aktif : (bagaimana bentuk tindakan upaya peningkatan kesehatan), diturunkan setelah nomor 10
ÿ Ya   ÿ Tidak,jelaskan ...................................................................................
9)      Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga mengetahui kebutuhan pengobatan masalah kesehatan yang dialami yang dialami anggota keluarganya :
ÿ Ya   ÿ Tidak , Jelaskan............................................................................
10)  Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga dapat melakukan cara merawat anggota keluarga dengan masalah kesehatan yang dialaminya: (bagaimana cara keluarga merawat anggota keluarga yang sakit ---- 21 KDM)
ÿ Ya   ÿ Tidak, jelaskan .........................................................................................................................................................................................
11)  Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga dapat melakukan pencegahan masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya:
ÿ Ya   ÿ Tidak, jelaskan..........................................................................
12)  Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga mampu memelihara atau memodifikasi lingkungan yang mendukung kesehatan anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan : (indikator?, perlu ditambahkan lampiran penjelas)
ÿ Ya   ÿ Tidak, jelaskan .........................................................................................................................................................................................
13)  Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngApakah keluarga mampu menggali dan memanfaatkan sumber di masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan anggota keluarganya :
ÿ Ya   ÿ Tidak, jelaskan............................................................................................................................................................................



KRITERIA KEMANDIRIAN KELUARGA : 
Kesimpulan:                              
1.      Menerima petugas puskesmas
2.      Menerima yankes sesuai rencana
3.      Menyatakan maslaah kesehatan secara benar
4.      Memanfaatkan faskes sesuai anjuran
5.      Melaksanakan perawatan sederhana sesuai anjuran
6.      Melaksanakan tindakan pencegahan secara aktif
7.      Melaksanakan tindakan promotif secara aktif
        Description: C:\Users\HP\Downloads\centang.pngKemandirian I : Jika memenuhi kriteria 1&2
        Kemandirian II : jika memenuhi kriteria 1 s.d 5
        Kemandirian III : jika memenuhi kriteria  1 s.d 6
        Kemandirian IV : Jika memenuhi kriteria 1 s.d 7


 










Wikipedia

Hasil penelusuran